Outing class merupakan salah satu kegiatan pembelajaran di luar kelas yang dirancang untuk memperluas wawasan peserta didik melalui pengalaman langsung. Pada tahun ini, SMA Negeri 1 Girimulyo menyelenggarakan outing class dengan rangkaian perjalanan edukatif dan kebudayaan yang berlangsung
di Jawa Timur hingga Bali. Kegiatan ini bertujuan bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga meningkatkan motivasi belajar, menumbuhkan karakter, serta memperkaya pengalaman sosial dan budaya para siswa.
Perjalanan dimulai dengan kunjungan kampus ke Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Pada kesempatan ini, siswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai fakultas, program studi, fasilitas akademik, serta gambaran kehidupan perkuliahan di salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu siswa menentukan arah pendidikan lanjutan sekaligus meningkatkan semangat mereka untuk meraih cita-cita. Setelah kunjungan kampus selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Bohay, Paiton, untuk menikmati makan malam bersama. Suasana pantai yang menenangkan menjadi kesempatan bagi siswa dan guru untuk mempererat kebersamaan sebelum melanjutkan perjalanan panjang ke Bali.
Keesokan paginya, rombongan bertolak menuju Pulau Bali. Perjalanan darat melewati Singaraja dan transit di Buleleng untuk bersih-bersih dan sarapan. Setelah beristirahat sejenak, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pura Ulun Danu Beratan, salah satu ikon pariwisata Bali yang terkenal dengan keindahan danau serta arsitektur pura yang megah di atas permukaan air. Di tempat ini, siswa tidak hanya menikmati pemandangan alam, tetapi juga mempelajari nilai-nilai budaya dan spiritual masyarakat Bali.
Dari Ulun Danu Beratan, perjalanan dilanjutkan menuju Joger Luwus, pusat oleh-oleh terkenal dengan produk kreatif dan permainan kata yang unik. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk berbelanja dan mengenal kreativitas lokal Bali. Setelah itu, rombongan menuju Puja Mandala, sebuah kompleks lima tempat ibadah yang berdiri berdampingan. Di sini, siswa menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing sebagai wujud toleransi, kebhinnekaan, dan penghormatan terhadap keberagaman.
Menjelang sore, rombongan tiba di Pantai Melasti untuk menyaksikan pertunjukan Tari Kecak. Pertunjukan yang memadukan vokal khas “cak-cak-cak” dengan kisah Ramayana ini memberikan pengalaman budaya yang mendalam bagi para siswa. Setelah kegiatan selesai, rombongan menuju hotel untuk beristirahat.
Pada hari kedua, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Adat Penglipuran, desa yang terkenal karena kelestarian budaya, tata ruang yang rapi, dan kearifan lokal masyarakatnya. Siswa dapat melihat langsung bagaimana masyarakat mempertahankan tradisi di tengah perkembangan modern. Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Masjid Agung Bangli, memberi kesempatan bagi siswa muslim untuk melaksanakan ibadah dan mempelajari sejarah masjid tersebut.
Destinasi berikutnya adalah Krisna Blangsinga, tempat berbelanja oleh-oleh yang menawarkan beragam produk khas Bali. Sore harinya, rombongan menuju Pantai Jimbaran untuk menikmati Gala Dinner sambil menyaksikan Pentas Seni. Suasana pantai yang indah pada senja hari serta penampilan seni yang menarik menjadikan momen ini salah satu kenangan terbaik bagi para siswa. Setelah acara selesai, rombongan kembali ke hotel untuk beristirahat.
Pada hari ketiga, destinasi pertama adalah kunjungan ke Nuanu Creative City, sebuah kawasan kreatif yang menggabungkan seni, pendidikan, lingkungan, dan teknologi modern. Di tempat ini, siswa dapat melihat contoh nyata inovasi dan ruang kreatif yang mendorong kolaborasi lintas bidang. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Tanah Lot, salah satu ikon wisata Bali yang terkenal karena pura yang berdiri di atas batu karang besar dan panorama laut yang memukau. Di sini, siswa dapat menikmati keindahan alam sekaligus belajar mengenai nilai-nilai spiritual dan sejarah pura Tanah Lot.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan kembali menuju SMA Negeri 1 Girimulyo dengan membawa banyak pengalaman berharga. Outing class ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pembelajaran tentang pendidikan tinggi, budaya, toleransi, kreativitas, dan kerja sama. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan menapaki masa depan dengan lebih percaya diri.

Beri Komentar